National

Ads

Breaking

Economy

Technology

Politics

Video

Friday, March 9, 2018

Melisah, Anak Yatim yang Jago Silat



Saat usia sepuluh tahu, ayahnya meninggal dunia. Ia dan dua saudaranya pun diasuh orang tua tunggal, ibunya Mulidah yang menjadi penjual minuman dan jajanan di pasar tradisional di Kebumen. Meski demikian, Melisa Meriliani Saputri mewarisi jiwa perkasa sang ayah. Ia menjadi atlit pencak silat pelajar dan telah mengikuti berbagai kejuaraan.

Siswi kelas 11 di salah satu SMK swasta di Kebumen ini juga rajin membantu ibu di rumah menyiapkan dagangan ibunya.

Biodata
Nama : Melisah Meriliani Saputra
TTL : Kebumen, 13 – 03 – 2001
Ortu : Puji Riyanto (alm) & Ibu Mulidah
Alamat : Desa Karangsari RT 04/01, Kec/Kab Kebumen
Sekolah : SMK TKM Pertambangan – Kelas 11 Ototronik
Prestasi : Juara I Pencak Silat Kelas B Putri Perguruan 2017
Juara II Kejuaraan Daerah Pencak Silat Kelas E Putri Kabupaten 2017
Juara Umum III Kelas D Putri di Purwokerto 2017

Yuli Ingin Bahagiakan Orang Tua dengan Prestasi


Emansipasi wanita tidak membatasi perempuan untuk bertindak layaknya laki-laki. Termasuk dalam bidang olahraga. Buktinya, Yuli Kurniasih, gadis belia yang saat ini duduk di kelas 9 MTs An Nawawi Kebumen ini menjadi ‘pendekar’ silat. Dibalik penampilan feminimnya, Yuli ternyata menyimpan kekuatan dan jurus-jurus andalan hingga mampu mengalahkan lwan-lawannya dalam kejuaraan Pencak Silat Pelajar Kabupaten Kebumen tahun 2017 lalu. Setelah menjadi juara di level Kecamatan, Yuli berhasil naik tangga ke tingkat Kabupaten menghadapi lawan-lawan yang lebih tanggun. Ia pun berhasil meraih juara 2 Pencak Silat Pelajar tingkat Kabupaten Kebumen.

Tidak muluk-muluk, perjuangannya meraih prestasi baik di sekolah maupun di luar sekolah karena ingin membahagiakan orang tuanya, Bapak Solichin dan Ibu Rochyatun. Terlebih, ia sadar bahwa ia berasal dari keluarga kurang mampu yang mendapat bantuan PKH. Sehingga ia tak ingin menyia-nyikan kesempatan ini untuk memberikah hadiah prestasi bagi orang tuanya.

“Saya ingin membahagiakan orang tua dengan prestasi” ujar Yuli saat ditanya pendamping PKH.
Yuli bertekad, kedepan ia dapat meraih prestasi lebih tinggi dan lebih banyak lagi.

“Saya ingin sukses untuk kedepannya dan saya ingin tahun depan mendapat juara 1 tingkat Nasional atau Provinsi” harap Yuli.

Biodata
Nama : Yuli Kurniasih
TTL : Kebumen, 22 – 07 – 2002
Ortu : Bapak Solichin & Ibu Rochyatun
Alamat : Desa Karangsari RT 04/01, Kec/Kab Kebumen
Sekolah : MTs An Nawawi Kebumen – Kelas 9
Prestasi : Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Tahun 2017
Juara I Kelas C Putri Tingkat Kecamatan
Juara II Kelas C Putri Tingkat Kabupaten

Anak PKH Juara Sepatu Roda


Kecil-kecil cabe rawit, istilah ini mungkin cocok untuk Windi Kurnia Sari. Anak ke-2 dari Bapak Khudzori dan Ibu Ambar Purwatiningsih, keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Bandung Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen ini cekatan dalam mengolah laju sepatu roda. Meski baru kelas 4 di SD Negeri 2 Bandung, Kebumen, adik kecil ini nyatanya bisa naik podium pada kejuaraan Sepatu Roda ‘KARIOS OPEN 2017’ di Semarang beberapa waktu lalu. Ia meraih Juara I pada Kelas Pemula 100 meter dan Juara II pada Kelas Pemula 50 meter.

Windi mulai tertarik pada sepatu roda sejak kelas 3 SD. Ia pun menekuni hobinya bersama klub sepatu roda, KLISE CLUB. Orang tua Windi pun mendukung hobinya, asal tidak mengabaikan belajarnya di sekolah.
Menekuni hobi bukan berarti meninggalkan kewajiban untuk belajar. Tetap berkarya, teruslah mengukir prestasi.

Biodata
Nama : Windi Kurnia Sari
TTL : Kebumen, 02 – 06 – 2006
Ortu : Bapak Khudzori & Ibu Ambar Purwatiningsih
Alamat : Desa Bandung RT 07/01, Kec/Kab Kebumen
Sekolah : SD Negeri 2 Bandung – Kelas 4
Prestasi : Kejuaraan Sepatu Roda ‘KARIOS OPEN 2017’
Juara I Kelas Pemula 100 M
Juara II Kelas Pemula 50 M

Photos

International

Intertainment

Sport

Election

© Copyright 2019 Catatan Pendamping Sosial | All Right Reserved